Hikmah Shalat
Shalat adalah ibadah yang menjadi hiasan teragung pada jiwa setiap mukmin. Dengan shalat, manusia merefleksikan kesyukurannya dihadapan Allah SWT atas limpahan anugerah-Nya yang luas tanpa batas. Allah SWT menitipkan sejuta rahasia dalam setiap ibadah shalat. Kemanfaatan dan keuntungan melakukannya di kembalikan kepada setiap hamba-Nya yang taat. Maka menjadi merugi jika melalaikan dan meninggalkannya. Siapapun yang mengetahui dan merasakannya mengakui hal itu . oleh karena itu tidak akan meninggalkannya.
Hikmah shalat diantaranya yaitu:
1. Manusia memiliki dorongan nafsu kepada kebaikan dan keburukan yang pertama ditumbuhkan dan yang kedua direm dan dikendalikan dan sarana pengendali terbaik adalah ibadah shalat. Kenyataan membuktikan bahwa orang yang menegakkan shalat adalah orang yang paling minim melakukan tindak kemaksiatan dan kriminal, sebaliknya semakin jauh seseorang dari shalat, semakin terbuka peluang kemaksiatan dan kriminalnya.
2. Seandainya seseorang telah terlanjur jatuh dalam kemaksiatan dan hal ini pasti terjadi karena tidak ada manusia yang ma’shum (terjaga dari dosa) selain para Nabi dan Rasul, maka shalat merupakan pembersih dan kaffarat terbaik.
3. Hidup manusia tidak terbebas dari ujian dan cobaan, kesulitan dan kesempitan dan dalam semua itu manusia memerlukan pegangan dan pijakan kokoh, jika tidak maka dia akan terseret dan tidak mampu mengatasinya. Untuk bisa keluar darinya dengan selamat seperti yang diharapkan, pijakan dan pegangan terbaik adalah shalat, dengan shalat seseorang menjadi kuat ibarat batu karang yang tidak bergeming di hantam ombak bertubi-tubi.
4. Hidup memiliki dua sisi, nikmat dan musibah, kebahagiaan atau kesedihan. Dua sisi menuntut sikap berbeda, syukur atau sabar. Akan tetapi persoalannya tidak mudah, karena manusia memiliki kecenderungan kufur pada saat meraih nikmat dan berkeluh kesah pada saat meraih musibah, dan inilah yang terjadi pada manusia secara umum, kecuali orang-orang yang shalat. Orang shalat akan mampu menyeimbangkan sikap pada kedua keadaan hidup tersebut.
5. Menghambakan diri kepada Allah SWT. Jikalau hati hadir didalam shalat dengan betul-betul mengagungkan Allah SWT, maka shalat akan dapat mendidik setiap muslim untuk selalu mengagungkan Allah SWT, menghambakan diri kepada Allah SWT atau hanya kepada Allah SWT saja. Allah SWT berfirman: “ Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.” ( QS. Al-Fatihah : 5 )
6. Mencegah perbuatan keji dan mungkar. Dengan selalu ingat kepada Allah SWT itu pula setiap muslim akan malu untuk melakukan perbuatan yang jahat. Sebab itu shalat akan menjauhkan seorang muslim dari perbuatan yang jahat. Allah SWT berfirman : “ …Dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.” ( QS.Al Ankabut : 45 )
7. Menjaga kebersihan. Setiap mukmin yang hendak melakukan shalat lebih dahulu diharuskan berwudlu. Sehingga shalat itu membiasakan muslim menjaga kebersihan. Selain itu pakaian dan tempat shalat harus bersih dan suci, sehingga shalat juga membiasakan agar setiap muslim selalu menjaga kebersihan pakaian dan tempat tinggal selain badannya.
8. Menjaga Ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan setiap muslim. Didalam pelaksanaan shalat,sangat dianjurkan untuk dilakukan secara berjama’ah dengan imbalan 27 kali lipat pahala dan keutamaan dibanding dengan shalat sendiri ( HR.Bukhari-Muslim ). Bahkan berjamaah diwajibkan sekali setiap minggu yaitu pada hari Jum’at. Islam mendidik pemeluk-pemeluknya bergaul, bermasyarakat, mempertebal ikatan Ukhuwah Islamiyah. Si miskin berdampingan dengan si kaya dan rakyat biasa berdampingan dengan pembesar-pembesar, tak ada tempat yang diistimewakan. Mereka sujud dan ruku’ dengan disiplin atas suatu komando “ Allahu Akbar” dari Imam. Shalat ditutup dengan salam, artinya mengucapkan selamat, sejahtera dan damai. Sesudah itu dimanifestasikan dengan saling berjabat tangan untuk perdamaian dan persaudaraan. Sama-sama menyatakan diri sebagai hamba Allah SWT yang bersaudara dan tak ada permusuhan.
9. Badan menjadi sehat dan segar. Setiap muslim bangun pagi-pagi agar melakukan shalat subuh tepat pada waktunya. Setelah siang melakukan shalat dhuhur, setelah sore shalat ashar dan menjelang malam shalat maghrib dan setelah malam sebelum tidur melakukan shalat isya’, badan disiram air wudlu yang menjadikan badan sehat dan segar. Disamping itu shalat mengandung gerakan-gerakan atau unsur-unsur olah raga yang tentunya dapat memperlancar peredaran darah tubuh. Pada waktu sujud, darah akan mengalir ke otak yang sangat membutuhkan konsumsi darah yang biasanya dipompakan dari jantung, demikian juga gerakan yang lain.
10. Menjadikan ketentraman pikiran dan hati. Kelelahan jasmani dan rohani keletihan otak akibat kesibukan duniawi, senantiasa mendapat penyegaran rohani dengan jalan shalat. Umumnya orang-orang yang dapat gangguan jiwa adalah akibat ketegangan emosi dan bertumpuknya pikiran-pikiran yang serba ruwet dan tak terpecahkan. Penyakit yang namanya neurosis (gangguan-gangguan badan yang di sebabkan oleh syaraf) yang bersumber dari hilangnya keseimbangan dalam jiwa manusia. “ Anyone is truly religions does not develop a neurosis” (tiap-tiap orang yang betul-betul menjalankan agama tidak bisa terkena penyakit neurosis) maka shalat menjadi penawar paling mujarab bagi kesehatan jiwa, rohani dan fisik manusia. Shalat memberikan ketenangan bathin manusia. Allah SWT berfirman : “ (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah SWT. Ingatlah , hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS.Ar Ra’du : 28).
Rahasia Shalat
Manfaat shalat apabila dikembangkan betul-betul sangat luar biasa dan canggih dibandingkan dengan olahraga. Do’a iftitah yang diucapkan 5 kali sehari sebetulnya sama dengan mission statement. Al-Fatihah yang diucapkan minimal 17 kali sehari merupakan objective statement. Ayat-ayat lainnya setelah Al-Fatihah merupakan petunjuk pelaksanaan dan pengendalian setelah selesai shalat untuk diaplikasikan dalam kehidupan. Pada saat yang bersamaan dengan arah yang sama bacaan shalat tersebut memancarkan frekuensi radio yang dapat menggetarkan system pengabulan do’a jika syarat do’a terpenuhi. Dahulu waktu pertama kali shalat diperkenalkan oleh Rasul, betul bahwa dengan asal gerak saja akan dapat menggetarkan system syaraf ditubuh kita. Tapi waktu itu syaraf manusia belum tercemar oleh kolesterol, asam urat, gula darah dan pengapuran. Udara belum tercemar oleh karbon monoksida atau efek rumah kaca belum terjadi. Shalat itu adalah manajemen hidup yang terbaik yang diajarkan oleh Allah Yang Maha Tahu dan memiliki seluruh alam termasuk diri kita sendiri. Sebenarnya shalat itu adalah obat segala macam penyakit dan pertanggung jawab hidup atau kualitas hidup.
Dalam tuntutan agama Islam, ibadah yang pertama dan utama diwajibkan Allah SWT kepada umat manusia selaku umat Nabi Muhammad SAW adalah shalat yang diterima Nabi Muhammad SAW pada saat perjalanan Isra’ Mi’raj langsung dari Allah SWT tanpa perantara malaikat Jibril. Kedudukan shalat dalam Islam sangat penting karena shalat tanda orang muslim (Islam). Didalam shalat terkandung gerakan olahraga yang dapat menyehatkan tubuh juga do’a dan dzikir sehingga makanan jiwa (roh) yang dapat menyegarkan pikiran dan menjaga hati. Shalat yang diterima Nabi Muhammad SAW merupakan kewajiban yang wajib dilaksanakan setiap orang baligh, muallaf dan berakal. Barang siapa meninggalkan shalat berarti merobohkan agamanya. Shalat adalah ibadah utama dalam agama Islam, bila shalatnya sempurna maka ibadah-ibadah lain juga sempurna.
Kedudukan Shalat
Kedudukan shalat diantaranya, yaitu:
1. Shalat merupakan tiang agama.
“ Shalat merupakan tiang agama, barang siapa melakukannya, berarti telah menegakkan agamanya dan barang siapa yang meninggalkannya berarti telah merobohkan agamanya. “ (HR.Baihaqy)
2. Kewajiban dan perintah shalat.
Allah SWT berfirman : “Maka dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (QS.An Nisa : 103)
3. Shalat lima waktu
Shalat yang dimaksud didalam Al Qur’an yang wajib untuk dilaksanakannya adalah shalat lima waktu. Shalat lima waktu fardhu ‘ain bagi setiap muslim yang baligh. Shalat fardhu tersebut diantaranya:
a. Shalat Subuh
Terdiri dari 2 raka’at, waktunya mulai terbit fajar sampai terbitnya matahari.
b. Shalat Dzuhur
Terdiri dari 4 raka’at, waktunya mulai condongnya matahari dari pertengahan sampai bayangan tonggak (benda) sama dengan panjang kenyataannya.
c. Shalat Ashar
Terdiri dari 4 raka’at, waktunya dari akhir Dzuhur sampai terbenamnya matahari.
d. Shalat Maghrib
Terdiri dari 3 raka’at, waktunya dari terbenamnya matahari sampai hilangnya teja merah.
e. Shalat Isya’
Terdiri dari 4 raka’at, waktunya dari hilangnya teja merah sampai terbit fajar.
Selain shalat 5 waktu itu, diwajibkan pula melakukan shalat jum’at sekali dalam seminggu bagi kaum laki-laki. Sebagaimana firman Allah SWT : “ Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sembahyang hari jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah SWT dan tinggalkan jual beli….” (QS. Al Jumu’ah :9)
Keistimewaan Shalat
Shalat merupakan ibadah yang mempunyai keistimewaan. Keistimewaan shalat tersebut antara lain:
Shalat merupakan ibadah badaniyah (ibadah yang pelaksanaanya melalui gerakan-gerakan anggota badannya yang pertama diwajibkan
Kewajiban shalat 5 waktu langsung disampaikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW yakni pada malam mi’raj tanggal 27 Rajab setahun sebelum hijrah ke Madinah. Sedangkan ibadah yang lain disampaikan oleh Allah SWT melalui malaikat Jibril.
Shalat merupakan wasiat terakhir Rasulullah SAW. Rasulullah SAW bersabda : “Adalah akhir pembicaraan Rasulullah SAW “Peliharalah shalat. Bertawakalah kepada Allah.” (HR.Ahmad)
Shalat merupakan amal pertama yang dihisab (diadili) didalam akhirat kelak. Rasulullah SAW bersabda : “Amal yang pertama dihisap dari seseorang hamba di hari kiamat adalah shalatnya. Jika shalatnya diterima, maka diterimalah amal-amal yang lain, jika shalatnya ditolak (tidak diterima) maka ditolaklah amal-amal lain.” (HR.Ath Thabrany dari Anas)
Shalat adalah amal atau perbuatan yang paling disukai Allah SWT.
Meninggalkan shalat berarti dosa besar yang diancam siksa neraka.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar